Blitar (ANTARA News) – Warga dari berbagai daerah berduyun-duyun melihat mumi yang baru ditemukan Zamroji (40), warga Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, bahkan, mereka rela antre berjam-jam. “Saya penasaran mendengar cerita tetangga bahwa ada mumi berbadan mirip ular. Karena itu saya sengaja datang ke sini,“ kata Suparno (30), di sela-sela antrean panjang di rumah Zamroji, Minggu. Setelah mendapatkan kesempatan melihatnya, dia kaget dan menganggapnya benda tersebut adalah “jenglot”. “Bentuknya mirip `jenglot`, bukan mumi,“ katanya. Benda tersebut berukuran kecil. Panjang tubuhnya sekitar 20 centimeter dan kepalanya sebesar ibu jari orang dewasa. Bentuk “jenglot” berwarna hitam itu cukup menyeramkan. Benda itu ditempatkan di dalam kotak kaca berukuran sekitar 1 x 0,5 meter. Kaca tersebut juga ditutup dengan kain putih dan ditaburi bunga melati. Zamroji menemukan benda tersebut di sumber air Buntung, sekitar satu kilometer dari rumahnya, Sabtu (12/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya dia ragu mengambil benda tersebut, namun setelah dipikir-pikir dia memberanikannya membawa pulang benda ajaib itu. “Saya langsung mengambilnya. Benda itu sangat unik,“ katanya menuturkan. Hingga saat ini rumah Zamroji masih dibanjiri warga. Untuk masuk ke rumah itu, warga harus bergantian lima orang-lima orang. Polisi pun turut-turut berjaga-jaga di sekitar rumah itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(M038/A038) COPYRIGHT © 2010

Mideast Egypt Mummy DiscoveryHanya diterangi oleh obor dan cahaya kamera, pekerja Mesir menemukan sakrofagus berusia 2600 tahun, Mumi ini terbungkus kanvas, merupakan bagian dari penggalian arkeologi di kedalaman 36 kaki di bawah situs purba, Saqqara,

Zahi Hawass, pimpinan tim arkeolog menyebut situs itu sebagai ruang penyimpanan mumi, sebab terdiri dari 8 sakrofagus dan 12 mumi. “Momen saat melihat temuan kita pertamakali adalah puncak kesenangan dari dunia arkeologi,” komentar Hawass. Temuan tersebut diprediksikan berasal dari tahun 640 sebelum masehi, atau zaman pemerintahan dinasti ke-26, kerajaan terakhir Mesir yang merdeka sebelum dijajah bangsa asing.
Menurut Hawass temuan ini sangat penting, sebab banyak situs purbakala lain di Saqqaea, sekitar 12 mil selatan Kairo, yang belum digali. Mumi tersebut diduga adalah makam para penguasa Memphis purba, ibukota kerajaan tua Mesir.

Di antara mumi itu terdapat juga mumi anjing peliharaan dan beberapa anak-anak. Kemungkinan besar mereka adalah sebuah keluarga besar yang kaya. “Hanya orang kaya saja yang memiliki sakrofagus yang terbuat dari Thebes,” jelas Hawass. Thebes adalah kota purba di sebelah barat Nil.

Diterjemahkan secara bebas dari Associated Press.

One thought on “Blitar (ANTARA News) – Warga dari berbagai daerah berduyun-duyun melihat mumi yang baru ditemukan Zamroji (40), warga Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, bahkan, mereka rela antre berjam-jam. “Saya penasaran mendengar cerita tetangga bahwa ada mumi berbadan mirip ular. Karena itu saya sengaja datang ke sini,“ kata Suparno (30), di sela-sela antrean panjang di rumah Zamroji, Minggu. Setelah mendapatkan kesempatan melihatnya, dia kaget dan menganggapnya benda tersebut adalah “jenglot”. “Bentuknya mirip `jenglot`, bukan mumi,“ katanya. Benda tersebut berukuran kecil. Panjang tubuhnya sekitar 20 centimeter dan kepalanya sebesar ibu jari orang dewasa. Bentuk “jenglot” berwarna hitam itu cukup menyeramkan. Benda itu ditempatkan di dalam kotak kaca berukuran sekitar 1 x 0,5 meter. Kaca tersebut juga ditutup dengan kain putih dan ditaburi bunga melati. Zamroji menemukan benda tersebut di sumber air Buntung, sekitar satu kilometer dari rumahnya, Sabtu (12/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya dia ragu mengambil benda tersebut, namun setelah dipikir-pikir dia memberanikannya membawa pulang benda ajaib itu. “Saya langsung mengambilnya. Benda itu sangat unik,“ katanya menuturkan. Hingga saat ini rumah Zamroji masih dibanjiri warga. Untuk masuk ke rumah itu, warga harus bergantian lima orang-lima orang. Polisi pun turut-turut berjaga-jaga di sekitar rumah itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(M038/A038) COPYRIGHT © 2010

  1. Hey there this is somewhat of off topic but I was wondering
    if blogs use WYSIWYG editors or if you have to manually code with HTML.
    I’m starting a blog soon but have no coding experience so I wanted to get guidance from someone with experience. Any help would be greatly appreciated!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s