Amir Hamzah

padamu jua

habis kikis

segala cintaku hilang terbang

pulang kembali aku pada-Mu

seperti dahulu

Engkaulah kendali kemerlap

Pelita jendela di malam gelap

melambai pulang perlahan

sabar, setia selalu.

Satu kekasihku

Aku manusia

Rindu rasa

Rindu rupa

Di mana engkau

rupa tiada

suara sayup

hanya kata merangkai hati.

Engkau cemburu

engkau ganas

mangsa aku dalam cakarmu

bertukar tangkap dengan lepas.

Nanar aku, gila sasar

sayang berulang pada jua

engkau pelik menarik ingin

serupa dara di balik tirai.

Kasihmu sunyi

menuggu seorang diri

lalu waktu – bukan giliranku

mati hari – bukan kawanku  …

( nyanyi sunyi, 1937 )

oleh : Amir Hamzah

Berdiri Aku

berdiri aku di senja senyap

camar melayang menepis buih

melayang bakau mengurai puncak

berjulang datang ubur berkembang

angin pulang menyejukkan bumi

menepuk teluk mengempas emas

lari kegunung memuncak sunyi

berayun – ayun di atas alas.

benang raja mencelup ujung

naik marak menyerak corak

elang leka sayap tergulung

dimabuk warna berarak – arak

dalam rupa maha sempurna

rindu sendu mengharu kalbu

ingin datang merasa sentosa

menyerap hidup tertentu tuju  …

( Buah rindu, 1960 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s